Wednesday, September 28, 2011

Batara Guru



Batara Guru atau Sang Hyang Manikmaya adalah putra Sang Hyang Tunggal dengan Dewi Rekatawati atau Dewi Wirandi, putri raja jin Prabu Yuyut di negari Keling. Saudara Batara Guru adalah Sang Hyang Ismaya dan Sang Hyang Antaga. Batara Guru mempunyai dua orang isteri yakni:
  1. Dewi Umayi atau Umaranti, berputera enam orang yakni Sambo, Brahma,Indra, Bayu, Wisnu dan Batara Kala.
  2. Dewi Umaparwati berputera Batara Cakra, Batara Gana/Ganesya (Mahadewa) dan Batara Asmara. Batara Guru adalah seorang raja dewa yang memerintah Tribawana yakni: Kayangan, Mayapada, dan Sonyaruri.

Monday, September 26, 2011

Basupati


Prabu Basupati mempunyai seorang permaesuri bernama Dewi Anganti. Dari perkawinan ini lahirlah raden Basunanda, raden Basukesti dan raden Basumurti. Putra tertua yakni raden Basunanda yang kemudian menggantikan tahta ayahnya, menjadi raja negara Wiratha yang ketiga bergelar prabu Basunanda. Ia memperistri dewi Swakawati dan menurunkan dua orang putra yaitu dewi Basundari dan Arya Basundara.

Saturday, September 24, 2011

Basukarna


Basukarna adalah kesatria keturunan dewa, ayahnya batara Surya dan ibunya dewi Kuntitalibrata dari negara Mandura, semasa hidupnya Basukarna mengabdi pada prabu Duryudana, ia selalu iri hari pada kesaktian dan keberhasilan Arjuna, beberapa kali Basukarna dibujuk dewi Kunti agar mau mengumpul dengan adik adiknya Pandawa, namun jiwa kesatria yang telah tumbuh membara di hati Suryaputra tak tergoyah oleh bujuk rayu siapapun walaupun ibunya sendiri yang menyarankan. Basukarna merasa hutang budi kepada Duryudana yang telah memberikannya kenikmatan hidup, maka dengan nyawanya Basukarna akan membalas kebaikan raja Astina di dalam perang Baratayuda, yang akhirnya Basukarna gugur terkena panah Pasupati Arjuna.

Friday, September 23, 2011

Basudewa


Basudewa adalah putra prabu Kuntiboja penguasa negara Mandura, prabu Basudewa punya saudara tiga yakni dewi Kunthi, raden Aryo Prabu Rukma, dan Ugrasena. Basudewa mempunyai isteri dewi maerah, dewi Badrahini, dewi dewaki, dewi Indra. Namun rumah tangga Basudewa menjadi kacau setelah dewi Maerah tercuri kesuciannya oleh raja Raksasa Prabu Gorawangsa hingga suatu saat dewi Maerah melahirkan Kangsadewa yang mengakibatkan kehidupan putra prabu Basudewa terlantar, namun suratan takdir berkehendak lain dari hal inilah putra putra prabu Basudewa menjadi kesatria / raja yang pilibadrah tanding senantiasa menjaga kedamaian kehidupan.

Thursday, September 22, 2011

Baradwaja


Baradwaja adalah raja negara Atasangin ayah Bambang Kumbayana, ketika itu sang prabu memerintahkan kepada anaknya supaya segera mencari isteri untuk pendamping hidup dalam memegang tampuk pemerintahan di negara Atasangin. Namun cerita lain yang harus tampil pada suratan hidup Bambang Kumbayana ia membangkang perintah ayahnya yang kemudian pergi dari kerajaan Atasangin dan hidup terlunta lunta sampai tanah Jawa hingga menjadi Pendeta Durna dan mempunyai putra Bambang Aswatama, bertempat tinggal di pertapaan Sokalima, menjadi penasehat Raja Astina Prabu Duryudana.

Wednesday, September 21, 2011

Barata


Barata adalah anak prabu Dasarata raja Ayodya dengan dewi Kekayi, raden Barata menggantikan tahta ayahndanya setelah mendapatkan restu dari kakaknya yakni Raden Ramawijaya yang ketika menjalani hidup di hutan akibat hasutan dari dewi Kekayi. Raden Barata menjadi raja di Ayodya dengan menggunakan dasar pakem hastabrata yang telah diajarkan oleh Ramawijaya, siapapun yang menjadi raja kalau menggunakan Pakem Hastabrata akan punya perwatakan yang bijaksana

Monday, September 19, 2011

Banuwati


Banuwati adalah putra ketiga prabu Salya raja Mandaraka, sang dewi menjadi permaesuri raja Astina Prabu Duryudana, walaupun dewi Banuwati menjadi isteri Duryudana namun ia mencintai Arjuna. Terlintas dalam lakon Banuwati Rabi, sang dewi mau disunting raja Astina asalkan yang merias dewi Banuwati adalah Raden Premadi (Nama muda Arjuna). Dalam perang Baratayuda ia selalu memata-matai kekauatan prabu Duryudana dan hal ini di sampaikan oleh pihak Pandawa, dari cerita inilah mengakibatkan dendam Bambang Aswatama yang amat sangat dan akhirnya dalam lakon Aswatama landak Banuwati dan isteri Arjuna yang lain dibunuh Aswatama.